CTF Zero Day 2026: Lahirkan Cyber Guardian dari Malang, DSG Komitmen Cetak Talenta Siber Indonesia

CTF ZERO DAY 2026

Kota Malang, 28 Juni 2026 – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat 5,16 hingga 5,5 miliar anomali trafik di Indonesia sepanjang 2025. Angka ini melonjak 7 kali lipat dibandingkan rata-rata tahunan periode 2020-2024.

Namun sayang, ketersediaan talenta keamanan siber untuk menanggulangi serangan tersebut masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia. Kesenjangan antara kebutuhan industri akan pengamanan sistem digital dan jumlah ethical hacker yang kompeten cukup besar.

Melihat urgensi ini, Digital Solusi Grup (DSG) menggelar Capture The Flag Competition ZERO DAY 2026 di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB), Malang. Mengusung semangat “Hackers Are Guardians, Not Threats,” ajang kompetisi Capture The Flag (CTF) ini hadir sebagai wadah kurasi talenta untuk menjaring, mengasah, dan mencetak generasi baru pengaman siber yang siap terjun ke dunia profesional.

Kompetisi yang berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026 ini sukses mempertemukan total 85 talenta keamanan siber dari jenjang pelajar SMA, mahasiswa, hingga profesional, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan total hadiah mencapai Rp 40.000.000, Zero Day 2026 menjadi ajang pembuktian kemampuan sekaligus wadah kurasi talenta siber nasional.

Direktur Operasional (COO) DSG, Novaldi Nur Rochman Putra, menegaskan bahwa Zero Day membuka kesempatan bagi siapa saja dari berbagai latar belakang dan tingkat keahlian:

“Zero Day hadir untuk membantu pertumbuhan talenta cybersecurity di Indonesia, membuka kesempatan, dan mengapresiasi para pegiat keamanan siber. Kami melihat ratusan juta serangan siber setiap tahunnya membuat banyak perusahaan terdampak, sementara jumlah ethical hacker yang mumpuni masih sangat sedikit. Oleh karena itu, Zero Day juga kami bangun sebagai ajang talent pool untuk mempertemukan bakat dengan kebutuhan industri,” ujar Novaldi.

Mini Games sebagai Kualifikasi Maju ke Babak Final CTF ZERO DAY 2026 

Seluruh peserta yang hadir di ZERO DAY 2026 adalah pendaftar yang telah lolos kualifikasi melalui Mini Games yang diselenggarakan sebelum acara puncak. Mini Games ini diadakan sebanyak 4 kali dan menjadi syarat wajib bagi peserta untuk mendaftar sebagai finalis pada CTF ZERO DAY 2026. 

Sebagai bentuk apresiasi, DSG juga menyediakan hadiah bagi para pemenang Mini Games dengan rincian Juara I sebesar Rp 1.000.000, Juara II Rp 750.000, dan Juara III Rp 500.000.

Tiga Cluster CTF ZERO DAY 2026

Suasana Kompetisi CTF ZERO DAY 2026

Cluster pertama CTF adalah Scholar Battle yang dibuka untuk para pelajar SMK, SMA, dan mahasiswa. Kehadiran cluster Scholar Battle diikuti oleh 49 peserta yang didominasi dari berbagai kampus dan sekolah di Jawa Timur. Meski begitu, ada pula peserta dari luar Jawa Timur seperti yang berasal dari Universitas Paramadina, IPB, hingga UI.

Sementara itu, Open Arena diperuntukkan bagi masyarakat umum dengan batas usia maksimal 25 tahun. Dengan biaya pendaftaran Rp80.000 per tim (maksimal 2 anggota), terdapat 18 peserta yang berasal dari Politeknik Negeri Malang, Unej, hingga BAIS TNI.

Kedua kategori ini bertanding mengerjakan soal-soal Jeopardy Style dan menemukan flag paling cepat untuk merebutkan skor tertinggi.

Adapun cluster Zero Day Finals adalah kategori bagi profesional dan senior tanpa batasan usia. Dengan biaya Rp100.000 per tim (terdiri dari 2 orang), jumlah peserta untuk cluster ini ada 18 orang (7 tim). 

Ketujuh tim ini bertanding dalam format Attack-Defense yang kompleks, menyerang infrastruktur lawan sekaligus mempertahankan server sendiri secara real-time. Cluster ini merupakan tingkat tertinggi dalam kompetisi Zero Day 2026.

Antusiasme Peserta Lintas Daerah

Antusiasme peserta untuk hadir ke acara ini pun sangat tinggi. Meskipun mayoritas berasal dari Malang dan Jawa Timur, kompetisi ini juga menarik talenta dari Jawa Barat, Universitas Indonesia (UI), dan berbagai wilayah lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Zero Day telah menjadi magnet bagi komunitas keamanan siber nasional.

Workshop Bersama Senior Cybersecurity dan Digital Talent Pool

Selain mengikuti CTF, peserta juga berkesempatan mengikuti workshop. Workshop pertama dibawakan oleh Nikko Enggaliano Pratama, Senior Cybersecurity dari Seclab, dengan tema “Will AI replace human in cybersecurity?” 

Sesi ini membuka wawasan tentang masa depan industri dan peran krusial manusia di tengah pesatnya perkembangan AI. Beliau menegaskan bahwa kemampuan kompetensi teknis dan etika sebagai ethical hacker tetap menjadi pondasi utama yang tidak tergantikan oleh AI.

Workshop kedua dibawakan oleh perwakilan dari Digital Talent SEAL Community yang menyampaikan bahwa talenta cybersecurity sangat dibutuhkan di dunia profesional, bahkan di seluruh dunia. Oleh karena itu, peserta ZERO DAY perlu terus meningkatkan kompetensi dan keahlian agar mampu bersaing dan berkiprah di bidang keamanan siber dari berbagai sektor.

Daftar Pemenang CTF ZERO DAY 2026

Pemengang CTF ZERO DAY 2026

Setelah melalui pertarungan sengit selama 4 jam penuh, berikut daftar pemenang yang berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di cluster Zero Day Finals. 

Pemenang Cluster ZERO DAY FINALS (Kategori Profesional)

Juara I: Marco Alfian Sumarto (UI) dan Muhammad Zabbar Falihin (BPS).

Juara II: Muhammad Abdul Hamid Abror dan Muhammad Abdullah Munir dari UNESA.

Juara III: Rasyidianto Nur Ramadhan K.R dan Mohammad Naufal Firdaus, juga dari UNESA.

Juara IV: Mohammad Wahyudi dan Mochammad Irwan Diky Mauluddin.

Pemenang Babak Kualifikasi Mini Games

Juara I: Muhammad Lutfi Sulthon Auliya Sulistiyono dari BugisCyberSec.

Juara II: Mita Muthahara dari Politeknik Angkatan Darat

Juara III: Redho Edho Aidil Iqrom dari Politeknik Angkatan Darat.

“Kami sangat senang dan bangga bisa menjadi bagian dari Zero Day 2026. Kompetisi ini sangat menantang dan menguji kemampuan teknis kami secara mendalam. Harapan kami, Zero Day bisa diadakan lebih sering lagi, karena ini adalah wadah yang sangat bagus untuk belajar dan berkompetisi bagi para pegiat keamanan siber di Indonesia,” ujar Marco Alfian Sumarto mewakili tim pemenang.

Sinergi Mitra Pendukung CTF ZERO DAY 2026

Keberhasilan ZERO DAY 2026 tidak lepas dari sinergi para mitra. FILKOM UB berperan sebagai partner strategis antara perusahaan dan kampus sekaligus penyedia venue kompetisi. Ngalup bertindak sebagai Event Organizer (EO) yang memastikan kelancaran acara. Jagoan Hosting mendukung infrastruktur teknis selama kompetisi berlangsung. Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) turut mendukung sosialisasi ke kampus-kampus rekanan mereka, sehingga ajang ini dapat menjangkau lebih banyak talenta muda.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa FILKOM UB, Dr. Budi Darma Setiawan menyambut baik terselenggaranya Zero Day 2026. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi awal yang baik bagi sinergi antara dunia akademisi dan industri, sehingga lulusan perguruan tinggi dapat lebih cepat beradaptasi dan memenuhi kebutuhan dunia profesional di bidang keamanan siber.

Zero Day 2.0 dan Masa Depan Keamanan Siber Indonesia

Keberhasilan CTF ZERO DAY 2026 menjadi komitmen kuat bagi DSG untuk terus mencetak cyber guardian di masa depan. COO DSG, Novaldi Nur, menutup acara ini dengan menegaskan bahwa ZERO DAY 2026 adalah langkah awal menuju ZERO DAY 2.0 yang akan hadir dengan skala lebih besar, tantangan lebih kompleks, dan jangkauan lebih luas. Harapannya, Zero Day dapat menjadi kompetisi keamanan siber tahunan yang dinantikan oleh para pegiat keamanan siber di Indonesia. 

Dengan semangat kolaborasi antara industri, akademisi, dan pemerintah, serta antusiasme talenta muda yang luar biasa, Zero Day 2026 bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah gerakan untuk membangun masa depan keamanan siber Indonesia yang lebih tangguh.

Pantau terus informasi terbaru melalui website resmi DSG dan media sosial kami di Instagram @digitalsolusi. Mari bersama-sama membangun ekosistem keamanan siber Indonesia yang lebih tangguh!

Isi form berikut! Tim kami segera menghubungi Anda.

Picture of Nadia Kamila

Nadia Kamila

Hi, I'm Nadia Lidzikri Kamila, an SEO Content Writer specializing in cybersecurity and digital security. Focused on creating well-researched content on malware, ransomware, antivirus solutions, and data protection to help users stay safe in the digital world.