Jasa Penetration Testing Profesional

Jasa simulasi peretasan dengan sertifikasi internasional

Tim pentester DSG siap menguji ketahanan website, aplikasi, dan jaringan perusahaan Anda. Amankan aset digital Anda, cegah kebocoran data, dan penuhi standar regulasi sekarang juga.

Aset Penetration Testing DSG

13 Sertifikasi Pentester Kami

Jelajahi berbagai keahlian tim pentester DSG yang telah divalidasi oleh 13 sertifikasi internasional untuk menjamin keamanan infrastruktur dan aset digital Anda:

Sudahkah Anda Memastikan Sistem Operasional Bisnis Aman dari Serangan Siber?

Di era modern, sistem yang "terlihat berjalan normal" belum tentu aman. Satu celah kecil pada kode aplikasi atau konfigurasi server sudah cukup bagi peretas untuk melumpuhkan seluruh operasional bisnis Anda.

Kepatuhan Regulasi (OJK & BI)

Sesuai PBI No. 22/2020 dan SEOJK Tata Kelola Keamanan Siber, institusi finansial, bank, dan fintech wajib melakukan pentest secara berkala untuk menjaga izin operasional.

Ancaman Denda UU PDP

Kegagalan melindungi data pribadi dapat membuat perusahaan menghadapi sanksi administratif hingga denda sesuai ketentuan UU PDP.

Kebocoran Data & Kerugian Finansial

Kerugian akibat ransomware atau kebocoran data bisa jauh melampaui biaya pencegahannya melalui pentest.

3 Tingkat Pengujian Ketahanan Sistem Informasi DSG

Pilih level audit yang sesuai dengan kebutuhan dan kompleksitas bisnis Anda:

LEVEL 1: General Vulnerability Scanning

Pemindaian menggunakan tools standar industri untuk memetakan vulnerability pada sistem eksternal dan menemukan potensi celah yang perlu diperhatikan.

Cakupan selengkapnya dari Level 1 (General Vulnerability Scanning), antara lain:

  1. Footprinting, mencari informasi sebanyak mungkin tentang target
  2. Port scanning
  3. Identifikasi dan enumerasi service
  4. Vulnerability scanning
  5. Laporan komprehensif mengenai detail yang diperoleh dari tahapan-tahapan tersebut

Menggabungkan automated scanning dan analisis manual untuk memverifikasi kerentanan serta menguji kemungkinan eksploitasi tanpa mengganggu stabilitas sistem.

Cakupan selengkapnya dari Level 2 (Penetration Testing), antara lain:

  1. Footprinting, mencari informasi sebanyak mungkin tentang target
  2. Port scanning
  3. Identifikasi dan enumerasi service
  4. Vulnerability scanning
  5. Penetration Testing
    • Vulnerability exploitation
    • CVSS Scoring (kalkulasi tingkat resiko yang dihasilkan dari kelemahan yang didapat)
  6. Laporan komprehensif mengenai detail yang diperoleh dari tahapan-tahapan tersebut

Pengujian mendalam dengan metode Black-Box atau Grey-Box untuk mengeksplorasi jalur serangan, privilege escalation, hingga kemungkinan pengambilalihan akses secara terkontrol. Seluruh pengujian manual mengacu pada standar internasional OWASP Top 10 dan NIST Cybersecurity Framework

Cakupan selengkapnya dari Level 3 (Full-Scale Penetration Testing), antara lain:

  1. Footprinting, mencari informasi sebanyak mungkin tentang target
  2. Port scanning
  3. Identifikasi dan enumerasi service
  4. Vulnerability scanning
  5. Penetration Testing
    • Vulnerability exploitation
    • Brute forcing
    • Password cracking
    • Privilege escalation
    • Gaining root
    • CVSS Scoring
  6. Laporan komprehensif mengenai detail yang diperoleh dari tahapan-tahapan tersebut

Kenapa Ratusan Organisasi Percaya pada Jasa Penetration Testing DSG?

Tim Ahli Bersertifikasi Internasional

Auditor dan pentester kami memegang sertifikasi elite global seperti CEH (Certified Ethical Hacker) dan CSCU dari EC-Council

Metode Manual Eksklusif

Tim DSG melakukan analisis logika kode secara manual untuk menemukan celah tersembunyi yang sering terlewatkan oleh mesin

Legalitas Sah & Mitra Resmi

DSG terdaftar resmi sebagai PSE di Komdigi dan memiliki unit CSIRT yang terafiliasi dengan BSSN, menjamin seluruh proses audit dilakukan legal dan konfidensial

Laporan Komprehensif & Actionable

Kami memberikan laporan eksekutif (untuk C-Level) dan panduan teknis perbaikan langkah-demi-langkah (untuk tim IT/Developer Anda)

Hal yang Anda Dapatkan dari Pentest DSG?

Vulnerability Assesment

Kami memberikan analisa celah dan ancaman di berbagai level serta dampak potensial yang akan berdampak pada reputasi bisnis. *Dapat terpisah tanpa pengujian*

Laporan

Kami mempresentasikan hasil temuan dan memberikan nilai kerentanan pada sistem yang diuji secara menyeluruh.

Rekomendasi

Kami memberikan saran terhadap hasil uji agar keamanan pada sistem menjadi lebih baik.

Dapatkan Estimasi Biaya & Ruang Lingkup Pentest Perusahaan Anda

Isi formulir di bawah ini. Tim kami akan menghubungi Anda dalam waktu maksimal 24 jam untuk menjadwalkan sesi diskusi awal terkait kebutuhan Anda.

Apa Saja Metode Yang Digunakan DSG Dalam Melakukan Pentest?

Jasa Penetration Testing DSG dapat dilakukan dengan 3 metode, yaitu:

Black Box Testing

Merupakan pengujian yang dilakukan berdasarkan detail aplikasi, seperti tampilan aplikasi, fungsi-fungsi yang terdapat pada aplikasi, serta penyesuaian alur fungsi pada aplikasi dengan bisnis yang diinginkan oleh pelanggan. Pengujian ini dilakukan tanpa melihat dan menguji source code program yang ada pada aplikasi.

White Box Testing

Merupakan pengujian yang dilakukan berdasarkan detail prosedur serta alur logika dari sebuah kode program. Pada metode ini, tester akan melihat keseluruhan source code sebuah program untuk menemukan bugs dari kode program tersebut.

Grey Box Testing

Merupakan metode pengujian yang berasal dari kombinasi Black Box dan White Box. Dimana pentester melakukan pengujian aplikasi berdasarkan spesifikasi namun menggunakan cara kerja dari dalam aplikasi tersebut alias source code program.

4 Tingkat Risiko Keamanan Dalam Laporan Pentest

Dalam menyediakan jasa penetration testing ini, kami akan menyediakan laporan dengan format yang mudah untuk dimengerti. Penilaian kerentanan keamanan cyber juga akan diklasifikasikan ke dalam 4 tingkatan yaitu Critical Risk (kritis), High Risk (tinggi), Medium Risk (menengah), dan Low Risk (rendah). Tingkat risiko keamanan akan mengacu pada seberapa besar dampak yang bisa ditimbulkan terhadap bisnis baik dari sisi ekonomi, reputasi, atau kemungkinan dampak bisa muncul dalam waktu dekat.

Critical Risk

Kerentanan dengan risiko tertinggi yang dapat menyebabkan kerugian finansial besar, pelanggaran data, dan kerusakan reputasi yang serius. Kerentanan ini menunjukkan bahwa perusahaan sangat rentan dan membutuhkan tindakan segera, seperti penetration testing. Contoh: Unauthorized database access, APT, server compromise dengan akses root, dan pengambilalihan akun administratif.

High Risk

Temuan kerentanan berisiko tinggi sehingga dapat menyebabkan dampak berupa kerusakan reputasi, kerugian finansial dan membawa dampak serius untuk keberlangsungan bisnis. Contoh temuan kerentanan: SQL Injection, Remote Code Execution, RFI/LFI, Broken Access Control, Hard Coded Sensitive Data, Subdomain Takeover, proses verifikasi OTP yang dapat di-bypass, dll.

Medium Risk

Temuan kerentanan berisiko sedang yang dapat membawa dampak buruk bagi bisnis namun tidak menimbulkan dampak fatal. Contoh temuan kerentanan: Sensitive information disclosure, open redirect, no rate limit, improper error handling,directory listing is enable, dll.

Low Risk

Kerentanan keamanan yang dapat menyebabkan dampak kecil/rendah pada sistem target. Contoh temuan kerentanan: Atribut cookie belum secure dan HttpOnly, teknologi web server bocor, information disclosure – ASP.NET Debug method Enabled, misconfigured cross origin resource sharing (CORS), weak password policy (implementasi password yang lemah), dll.

Studi Kasus Pentest Dari Mitra DSG

Di bawah ini merupakan studi kasus illegal access yang terjadi pada mitra kami. Simak bagaima Jasa Penetration Testing dari DSG bekerja!

Dampak Illegal Access
  1. Penyerang melakukan profiling pada target dan mulai mencoba brute force untuk masuk ke aplikasi organisasi menggunakan akun yang sudah ada.
  2. Penyerang berhasil menemukan kerentanan aplikasi dan memaksa masuk menggunakan akun pengguna yang sudah ada.
  3. Penyerang berhasil mengakses E-wallet pengguna.
  4. Penyerang mentransfer uang pengguna ke beberapa akun dengan nama yang berbeda.

Dampak

Klien kami mengalami pelanggaran keamanan yang signifikan yang mengakibatkan akses tidak sah ke E-wallet pengguna mereka, menyebabkan kerugian finansial, informasi pribadi yang sensitif, serta mengikis kepercayaan pengguna. Tindakan keamanan segera sangat penting untuk mengurangi risiko lebih lanjut dan memulihkan integritas sistem.

Solusi

Layanan VAPT (Vulnerability Assessment and Penetration Testing) kami dapat mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan, memperkuat protokol keamanan, dan memastikan perlindungan yang kuat terhadap serangan di masa depan. Pendekatan proaktif ini dapat memulihkan kepercayaan pengguna dan meningkatkan ketahanan sistem secara keseluruhan.

Ingin Tahu Apakah Penetration Testing Layanan yang Anda Butuhkan, Hubungi Kami Sekarang!

FAQ Pentest DSG

Berikut pertanyaan yang sering diajukan seputar Jasa Penetration Testing DSG:

Berapa lama proses Pentest dilakukan?

Umumnya memakan waktu 1 hingga 3 minggu, tergantung pada jumlah scope (IP Address, jumlah modul aplikasi, atau kompleksitas sistem) yang diuji.

Tidak. Tim kami bekerja dengan rules of engagement yang ketat. Pengujian diupayakan dilakukan pada lingkungan staging/development, atau dilakukan di jam-jam minim lalu lintas pengguna jika harus di lingkungan production.

Tim penetration testing biasanya menandatangani perjanjian kerahasiaan (NDA) yang melindungi informasi Anda.

Kami menggunakan standar industri global (CVSS) yang membagi risiko menjadi 4 tingkatan: Critical (harus segera diperbaiki hari itu juga), High (ancaman serius), Medium (butuh perhatian), dan Low (saran peningkatan proteksi).

Jika kerentanan ditemukan, tim penetration testing akan memberikan laporan hasil yang berisi deskripsi masalah dan rekomendasi tindakan perbaikan. Anda harus segera mengatasi kerentanan yang ditemukan untuk meningkatkan keamanan.

Ya. Paket layanan kami sudah mencakup sesi Remediation Review (Re-test) untuk memastikan bahwa semua celah keamanan yang kami laporkan sebelumnya telah ditutup dengan benar oleh tim IT Anda.

Dalam melakukan pengetesan sistem mulai dari tahapan awal (preparation), tahapan pengujian (assessment) dan tahapan pelaporan (reporting), Penawaran dari DSG tergantung dari jenis aplikasi serta sistem yang akan diuji. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, Anda dapat langsung menghubungi kami melalui email ke [email protected] atau di nomor telepon (0341) 3024534 atau melalui pesan WhatsApp di nomor 0812-3334-5119.

Sebelum melakukan pengetesan sistem, klien hanya perlu menjelaskan proses sistem yang terjadi. Data-data pendukung lainnya juga dapat Anda serahkan jika diperlukan.

Tidak, automated tools hanya kami gunakan saat melakukan scanning. Sedangkan, untuk penetration testing, security team DSG menggunakan metode manual saat proses pengetesannya.

Temukan solusi DSG lainnya yang berhubungan dengan Jasa Penetration Testing: