Nitro PDF vs Adobe Acrobat, Mana yang Lebih Unggul?

Nitro PDF vs Adobe Acrobat

Daftar Isi

Kebutuhan mengelola dokumen PDF bisa berbeda di setiap perusahaan. Ada yang hanya membutuhkan fitur edit dan konversi, sementara perusahaan lain memerlukan keamanan, kolaborasi, hingga pengelolaan lisensi untuk banyak pengguna.

Nitro PDF dan Adobe Acrobat menawarkan solusi untuk kebutuhan tersebut dengan fitur dan pendekatan yang berbeda. Sebelum memilih salah satunya, penting untuk melihat apa yang benar-benar dibutuhkan perusahaan. Simak perbandingan Nitro PDF vs Adobe Acrobat berikut dari fitur, harga, keamanan, hingga penggunaannya untuk bisnis.

Mengenal Apa Itu Nitro PDF dan Adobe Acrobat?

Nitro Pro PDF adalah software untuk mengelola dokumen PDF yang dikembangkan oleh Nitro Software. Software ini menyediakan berbagai kebutuhan pengelolaan PDF, mulai dari membuat dan mengedit dokumen, mengonversi file, menambahkan tanda tangan, hingga mengamankan dokumen. Tampilannya juga dibuat familiar bagi pengguna Microsoft Office, sehingga relatif mudah digunakan oleh tim yang sudah terbiasa dengan Word atau Excel.

Adobe Acrobat adalah software PDF dari Adobe yang telah lama digunakan untuk kebutuhan pengelolaan dokumen. Selain menyediakan fitur untuk membuat, mengedit, dan mengonversi PDF, Acrobat terhubung dengan layanan Adobe untuk mendukung kolaborasi, berbagi dokumen, dan tanda tangan elektronik. Integrasi ini dapat menjadi pertimbangan bagi perusahaan yang sudah menggunakan ekosistem Adobe dalam pekerjaan sehari-hari.

Baca Juga : Panduan Memilih Produk Adobe yang Tepat untuk Bisnis Anda

Perbedaan Nitro PDF dan Adobe Acrobat

Nitro PDF dan Adobe Acrobat sama-sama dapat menangani berbagai kebutuhan pengelolaan PDF di perusahaan. 

Namun, memilih aplikasi edit pdf terbaik di antara keduanya tidak cukup hanya dengan melihat jumlah fitur. Anda juga perlu mempertimbangkan bagaimana masing-masing software mendukung alur kerja perusahaan. 

Berikut perbandingan Nitro PDF vs Adobe Acrobat berdasarkan aspek-aspek tersebut.

1. Edit dan Konversi Dokumen

Untuk pekerjaan seperti memperbaiki isi kontrak, mengubah proposal ke PDF, atau mengambil kembali isi PDF ke Word dan Excel, keduanya sudah cukup lengkap. Nitro PDF Pro dapat mengedit teks dan gambar, menggabungkan atau memisahkan file, serta mengonversi PDF ke format Microsoft Office. Adobe Acrobat juga menyediakan fungsi serupa, termasuk pengeditan teks dan gambar serta konversi ke Word, Excel, dan PowerPoint.

Salah satu fitur yang menarik pada keduanya adalah kemampuan mengedit teks sambil mempertahankan tata letak halaman. Jadi, pengguna tidak harus kembali ke file sumber hanya untuk melakukan perubahan kecil pada PDF.

Untuk kebutuhan perusahaan:

  • Nitro PDF: cocok untuk tim yang banyak melakukan editing dan konversi PDF dalam pekerjaan sehari-hari.
  • Adobe Acrobat: lebih menarik jika kebutuhan PDF juga berkaitan dengan proses review, perbandingan dokumen, formulir, dan alur kerja Adobe yang lebih luas.

2. OCR (Optical Character Recognition)

OCR sangat dibutuhkan ketika perusahaan masih berurusan dengan dokumen hasil scan. Tanpa OCR, isi dokumen pada dasarnya hanya berupa gambar sehingga sulit dicari, disalin, atau diedit.

Nitro PDF Pro dan Adobe Acrobat sama-sama dapat mengubah PDF hasil scan menjadi dokumen yang teksnya dapat dicari dan diolah kembali. Nitro juga telah memperbarui mesin OCR-nya pada versi terbaru untuk meningkatkan akurasi pada scan berkualitas rendah dan dokumen panjang.

Untuk perusahaan yang memiliki banyak arsip fisik yang sudah didigitalisasi, OCR dapat membantu mengurangi pekerjaan manual, misalnya ketika tim perlu:

  • mencari nama atau nomor tertentu dalam dokumen lama;
  • menyalin informasi dari formulir hasil scan;
  • mengedit dokumen tanpa mengetik ulang seluruh isinya;
  • memproses dokumen dalam jumlah besar.

Karena hasil OCR dapat dipengaruhi kualitas scan, jenis font, tabel, dan tata letak dokumen, sebaiknya lakukan pengujian dengan dokumen perusahaan sendiri sebelum menentukan pilihan.

3. Tanda Tangan Elektronik (eSign)

Jika perusahaan sering mengirim kontrak, formulir, atau dokumen persetujuan untuk ditandatangani, kemampuan eSign menjadi pertimbangan yang lebih penting daripada sekadar fitur tanda tangan di PDF.

Nitro menyediakan kemampuan eSign melalui Nitro Sign. Fitur yang tersedia mencakup pengiriman dokumen untuk ditandatangani, pelacakan proses, audit trail, workflow tanda tangan berurutan maupun paralel, hingga SSO pada paket tertentu.

Adobe Acrobat juga menyediakan fitur untuk meminta dan mengumpulkan tanda tangan elektronik, melacak respons secara real time, serta menyimpan audit trail. Pada paket bisnis tertentu, tersedia pula fitur seperti bulk send dan integrasi e-signature yang lebih lanjut.

Pertimbangkan kebutuhan berikut sebelum memilih:

  • Apakah hanya perlu menandatangani PDF sendiri?
  • Apakah dokumen akan dikirim ke banyak pihak?
  • Apakah proses tanda tangan perlu dilakukan secara berurutan?
  • Apakah tim membutuhkan audit trail dan pelacakan status dokumen?

Untuk kebutuhan sederhana, keduanya dapat memenuhi pekerjaan tersebut. Perbedaannya lebih terasa ketika perusahaan mulai membangun workflow tanda tangan dalam skala yang lebih besar.

4. Keamanan dan Redaksi Dokumen

Keamanan PDF bukan hanya soal memberi password pada file. Dalam lingkungan bisnis, perusahaan juga perlu memastikan informasi sensitif tidak ikut terbawa ketika dokumen dibagikan.

Baca Juga : 6 Rekomendasi Best Password Manager di Tahun 2026

Nitro PDF menyediakan perlindungan dokumen dengan password dan permission, sementara Nitro Smart Redact dapat membantu mendeteksi dan menghapus informasi sensitif secara permanen. Fitur redaksi Nitro juga mendukung dokumen hasil scan melalui OCR.

Adobe Acrobat juga menyediakan password protection dan fitur redaksi untuk menghapus informasi sensitif secara permanen. Pada paket bisnis, Adobe turut menawarkan fitur keamanan, compliance, serta pengelolaan aset perusahaan melalui Admin Console.

Bagi perusahaan, fitur ini relevan ketika PDF berisi:

  • data pelanggan atau karyawan;
  • informasi finansial;
  • kontrak dan dokumen legal;
  • informasi internal yang belum boleh dipublikasikan.

Jadi, jangan hanya melihat apakah software memiliki fitur redact. Pastikan redaksi benar-benar menghapus informasi dari dokumen sebelum file dibagikan.

5. Integrasi Cloud dan Aplikasi Bisnis

Dokumen PDF perusahaan jarang berdiri sendiri. File biasanya berpindah antara email, penyimpanan cloud, Microsoft 365, dan berbagai aplikasi kerja lainnya.

Nitro mendukung integrasi dengan layanan seperti Microsoft OneDrive, SharePoint, Google Drive, Dropbox, dan Box. Nitro juga menyediakan integrasi dengan Microsoft Outlook dan Power Automate pada ekosistem produknya.

Adobe Acrobat juga terhubung dengan berbagai aplikasi bisnis, termasuk Microsoft 365 dan SharePoint, serta layanan seperti Google dan Box. Untuk perusahaan yang sudah menggunakan produk Adobe, Acrobat juga dapat menjadi bagian dari workflow bersama aplikasi seperti Photoshop, Illustrator, dan InDesign.

Karena itu, pilihannya tidak selalu soal software mana yang punya integrasi lebih banyak, tetapi mana yang paling sesuai dengan aplikasi yang sudah digunakan perusahaan.

5. Antarmuka dan Kemudahan Penggunaan

Fitur yang lengkap belum tentu menguntungkan jika karyawan membutuhkan waktu lama untuk mempelajarinya. Untuk pengadaan dalam jumlah banyak, kemudahan penggunaan juga dapat berpengaruh pada proses adopsi dan kebutuhan training.

Nitro PDF Pro menggunakan antarmuka yang familiar bagi pengguna aplikasi produktivitas desktop dan menyediakan fitur utama seperti editing, konversi, review, serta e-sign dalam satu aplikasi.

Adobe Acrobat memiliki cakupan fitur yang luas, mulai dari editing dan konversi hingga eSign, redaksi, perbandingan dokumen, dan berbagai workflow PDF. Karena pilihan fiturnya lebih banyak, kebutuhan adaptasi pengguna dapat berbeda tergantung fitur yang akan digunakan.

Untuk pengadaan perusahaan, sebaiknya jangan hanya menguji software dari sisi pengguna yang paling mahir. Libatkan beberapa tipe pengguna—misalnya admin, finance, legal, atau tim operasional—untuk melihat apakah workflow-nya benar-benar mudah digunakan.

6. Harga dan Model Lisensi

Harga menjadi bagian penting dalam pengadaan software, tetapi membandingkan harga per lisensi saja belum tentu memberikan gambaran biaya sebenarnya. Jumlah pengguna, jenis paket, kebutuhan eSign, dukungan teknis, serta fitur administrasi juga dapat memengaruhi total biaya.

Nitro saat ini menawarkan Nitro PDF Standard untuk individu, tim, dan bisnis, serta Nitro PDF Classic dengan masa penggunaan tiga tahun untuk pengguna yang membutuhkan lisensi Windows dengan pembayaran di muka. Nitro juga menyediakan volume discount dan paket untuk organisasi dengan kebutuhan lebih besar.

Adobe menawarkan Acrobat Standard for teams dan Acrobat Pro for teams, serta opsi Acrobat untuk perusahaan. 

Untuk pengadaan, sebaiknya hitung berdasarkan kebutuhan sebenarnya:

  • berapa jumlah pengguna yang membutuhkan lisensi;
  • fitur apa saja yang wajib tersedia;
  • apakah membutuhkan eSign;
  • apakah perlu Admin Console atau pengelolaan pengguna terpusat;
  • apakah perusahaan membutuhkan dukungan enterprise;
  • dan berapa lama software akan digunakan.

Dengan cara ini, perusahaan dapat membandingkan total kebutuhan dan biaya, bukan sekadar mencari harga Nitro PDF atau harga Adobe Acrobat yang paling rendah.

Mana yang Lebih Baik Nitro atau Adobe Acrobat?

Tidak ada satu software PDF yang paling tepat untuk semua perusahaan. Pilihan antara Nitro PDF dan Adobe Acrobat sebaiknya didasarkan pada kebutuhan tim, alur kerja, fitur yang benar-benar digunakan, serta anggaran dan skema lisensi yang tersedia.

Silahkan pertimbangkan beberapa hal berikut untuk menentukan Nitro PDF vs Adobe Acrobat untuk perusahaan Anda: 

  • Perusahaan dengan kebutuhan tanda tangan elektronik dan alur persetujuan dokumen yang kompleks dapat mempertimbangkan solusi yang menawarkan fitur eSign, pelacakan dokumen, serta pengelolaan pengguna sesuai kebutuhan tersebut.
  • Tim administrasi dan finance yang banyak mengedit serta mengonversi dokumen dapat membandingkan kemudahan penggunaan, fitur konversi, dan alur kerja masing-masing software sebelum menentukan pilihan.
  • Perusahaan yang banyak mengolah dokumen hasil scan sebaiknya menguji kemampuan OCR menggunakan dokumen yang benar-benar digunakan sehari-hari, terutama jika dokumen memiliki tabel, format kompleks, atau kualitas scan yang beragam.
  • Perusahaan dengan jumlah pengguna yang besar perlu memperhatikan model lisensi, fitur administrasi, pengelolaan pengguna, serta opsi volume licensing yang tersedia.
  • Perusahaan yang sudah menggunakan produk Adobe dalam workflow-nya dapat mempertimbangkan integrasi Acrobat dengan ekosistem Adobe dan aplikasi bisnis lain yang sudah digunakan.

Sebelum membeli, Anda juga sebaiknya menghitung kebutuhan berdasarkan jumlah pengguna dan fitur yang akan digunakan. Harga lisensi bukan satu-satunya pertimbangan karena paket yang berbeda dapat menawarkan kemampuan, fitur administrasi, dan skema penggunaan yang berbeda pula.

Nitro PDF vs Adobe Acrobat, Dapatkan Lisensi Resminya di DSG

Apakah Anda sudah menentukan Nitro PDF vs Adobe Acrobat yang lebih cocok untuk kebutuhan pengelolaan PDF di perusahaan. 

Nitro dapat dipertimbangkan jika Anda mengutamakan efisiensi dan kemudahan penggunaan, sementara Adobe Acrobat menawarkan ekosistem yang luas dengan berbagai fitur untuk kebutuhan dokumen yang lebih kompleks. 

Selain memilih software yang sesuai, pastikan lisensi yang digunakan perusahaan berasal dari sumber resmi. Lisensi tidak resmi bisa menimbulkan risiko keamanan dan legalitas, serta membuat perusahaan kehilangan akses terhadap pembaruan dan dukungan resmi.

DSG menyediakan lisensi resmi Nitro PDF dan Adobe Acrobat untuk kebutuhan perusahaan. Anda dapat berkonsultasi dengan tim kami untuk menentukan pilihan lisensi yang sesuai dengan kebutuhan dan skala penggunaan di perusahaan Anda.

Masih bingung memilih Nitro PDF atau Adobe Acrobat untuk perusahaan Anda? Hubungi tim DSG untuk mendapatkan rekomendasi dan penawaran harga terbaru.

Isi form berikut! Tim kami segera menghubungi Anda.

Picture of Nadia Kamila

Nadia Kamila

Hi, I'm Nadia Lidzikri Kamila, an SEO Content Writer specializing in cybersecurity and digital security. Focused on creating well-researched content on malware, ransomware, antivirus solutions, and data protection to help users stay safe in the digital world.