Apa yang Anda lakukan saat nomor asing tiba-tiba menelepon? Langsung mengangkat karena khawatir ada kabar penting, atau membiarkannya berdering karena curiga?
Panggilan tersebut bisa berasal dari kurir, rekan kerja, atau pihak yang memang perlu menghubungi Anda. Risiko penipuan melalui telepon atau vishing juga perlu diwaspadai. Anda sebaiknya tetap berhati-hati dan cek nomor telepon tidak dikenal sebelum memutuskan untuk merespons.
Bagaimana cara mengeceknya, dan apa yang harus dilakukan saat mendapat panggilan dari nomor tidak dikenal? Simak panduan berikut.
Cara Cek Nomor Telepon Tidak Dikenal Tanpa Aplikasi
Ada beberapa situs yang bisa Anda cari saat hendak mengecek nomor asing, berikut beberapa caranya:
1. Melalui Situs Kaspersky
Kaspersky menyediakan situs pencarian nomor yang dapat dibuka melalui browser. Layanan ini membantu Anda memeriksa informasi tentang nomor asing berdasarkan data yang tersedia.
Berikut langkah pengecekannya:
- Kunjungi situs pengecekan nomor Kaspersky.
- Masukkan nomor telepon yang ingin diperiksa.
- Sesuaikan kode negara jika halaman menyediakan pilihan tersebut.
- Klik Periksa nomor, lalu baca hasil pencarian.
Halaman hasil akan menampilkan memuat kategori reputasi, wilayah berdasarkan kode telepon, atau keterangan tentang laporan spam. Informasi yang ditampilkan tentu akan berbeda-beda untuk setiap nomor.
2. Melalui Aduan Nomor Komdigi
Pemerintah turut menyediakan sarana untuk membantu masyarakat menghadapi penyalahgunaan nomor seluler, termasuk untuk penipuan. Kementerian Komunikasi dan Digital menghadirkan layanan Aduan Nomor untuk mengecek dan melaporkan nomor yang mencurigakan.
Melalui layanan ini, Anda dapat memeriksa apakah nomor yang menghubungi pernah dilaporkan atas dugaan penipuan dengan cara:
- Buka situs Aduan Nomor.
- Pilih layanan Cek Nomor Seluler.
- Masukkan nomor yang ingin diperiksa.
- Ikuti petunjuk verifikasi jika muncul.
- Baca informasi hasil pengecekan.
Layanan tersebut akan menampilkan riwayat laporan, bukan menampilkan identitas resmi pemilik nomor. Jika nomor asing tersebut pernah dilaporkan sebagai scam atau penipu, Anda bisa berhati-hati atau langsung blokir saja.
Anda juga dapat melaporkan nomor yang diduga digunakan untuk penipuan agar laporan tersebut membantu pengguna lain lebih waspada.
Baca Juga : Awas Penipuan Kripto, Jangan Sampai Bisnis Anda Ikut Terseret
3. Melalui Google
Cara paling mudah untuk memulai pengecekan adalah mengetik nomor telepon langsung di Google. Anda dapat menemukan informasi dari halaman kontak perusahaan, direktori bisnis, atau laporan pengguna lain jika nomor tersebut pernah dipublikasikan.
Anda dapat melakukan pencarian dengan langkah berikut:
- Salin nomor dari riwayat panggilan.
- Tempelkan nomor lengkap pada kolom pencarian Google.
- Coba format awalan 08 dan +62 jika hasilnya terbatas.
- Tambahkan tanda kutip untuk mencari nomor sebagai frasa yang lebih spesifik.
- Periksa sumber dan konteks setiap hasil.
Perhatikan sumber informasi yang muncul dalam hasil pencarian. Nomor pada situs resmi perusahaan dapat menjadi petunjuk identitas, sedangkan komentar pengguna perlu diperiksa konteks dan keterangannya.
Satu komentar negatif belum cukup untuk memastikan penelepon adalah penipu. Sebaliknya hasil pencarian yang kosong juga tidak berarti nomor tersebut aman, bisa jadi informasi tentang nomor tersebut belum tersedia di Google.
Cara Cek Nomor Telepon Tidak Dikenal dengan Aplikasi
Saat ini, banyak aplikasi pihak ketiga yang dapat membantu Anda mengecek nomor telepon tidak dikenal dan mengidentifikasi panggilan masuk. Periksa kebijakan privasi serta izin akses yang diminta sebelum menggunakan aplikasi berikut.
1. Menggunakan Truecaller
Truecaller adalah aplikasi asal Swedia yang diluncurkan pada 2009 untuk membantu pengguna mengenali penelepon dari nomor tidak dikenal. Aplikasi ini menyediakan fitur pencarian nomor, identifikasi panggilan masuk, serta pemblokiran spam.
Cara melakukan pengecekan melalui aplikasi:
- Unduh Truecaller dari toko aplikasi resmi.
- Buka aplikasi dan ikuti proses pendaftaran.
- Tinjau izin yang diminta sesuai fitur yang ingin digunakan.
- Masukkan nomor asing pada kolom pencarian.
- Periksa nama dan informasi spam yang tersedia.
Hasil pencarian akan menampilkan nama yang terkait dengan nomor serta informasi spam yang tersedia. Nama tersebut bisa menjadi petunjuk, tetapi belum tentu 100% sesuai dengan identitas resmi pemilik nomor.
Baca Juga : Waspada, 7 Cara Agar Terhindar dari Penipuan Daring
2. Menggunakan Getcontact
Getcontact sempat viral di Indonesia pada 2020, saat pandemi COVID-19, karena fitur tag yang memicu rasa penasaran pengguna. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat nama atau label yang dikaitkan dengan nomor mereka oleh pengguna lain.
Tag tersebut bisa membantu Anda mencari petunjuk tentang nomor tidak dikenal. Getcontact turut menyediakan fitur identifikasi penelepon dan pemblokiran spam.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Unduh Getcontact dari toko aplikasi resmi.
- Baca ketentuan layanan dan kebijakan privasinya.
- Daftar atau masuk sesuai petunjuk aplikasi.
- Masukkan nomor yang ingin diperiksa pada kolom pencarian.
- Baca tag dan informasi yang tersedia.
Tag Getcontact bisa memberikan gambaran tentang bagaimana orang lain menyimpan nomor tersebut. Misalnya “Budi Kurir JNE” atau “Asha SMK 9”.
Jika ada tag seperti “Penipu”, “Scam”, atau “Spam” bisa menjadi tanda agar Anda waspada. Namun label tersebut berasal dari pengguna lain dan belum tentu terverifikasi, sehingga perlu dipertimbangkan bersama isi percakapan serta permintaan penelepon.
Apa yang Harus Dilakukan jika Mendapat Panggilan dari Nomor Tidak Dikenal?
Hasil pengecekan nomor dapat menjadi pertimbangan sebelum Anda merespons panggilan. Nomor yang belum dilaporkan sebagai spam atau vishing tetap perlu diwaspadai jika penelepon meminta data sensitif atau memberikan instruksi mencurigakan.
Berikut langkah yang dapat Anda lakukan.
1. Periksa Nomor sebelum Menelepon Balik
Periksa apakah Anda sedang menunggu paket, konfirmasi layanan, atau kabar dari tempat kerja. Buka juga SMS atau WhatsApp untuk melihat pesan yang mungkin terlewat. Penelepon bisa saja sudah mengirim pesan, lalu menelepon karena belum mendapat balasan.
2. Abaikan Panggilan jika Identitas Penelepon Belum Jelas
Anda dapat membiarkan panggilan tidak terjawab jika belum mengenali nomornya dan tidak sedang menunggu kabar tertentu. Tidak perlu terburu-buru menelepon balik hanya karena nomor tersebut menghubungi berulang kali.
Penelepon mungkin mengirim SMS atau WhatsApp untuk menjelaskan keperluannya. Periksa pesan tersebut sebelum merespons, terutama jika berisi tautan atau permintaan data pribadi.
Baca Juga : Data Pribadi Bocor? Ini 5 Langkah yang Harus Segera Dilakukan!
3. Konfirmasi Identitas Penelepon melalui Kanal Resmi
Penelepon yang mengaku sebagai perwakilan bank, kurir, atau vendor perlu Anda verifikasi sebelum permintaannya ditindaklanjuti. Cari kontak perusahaan melalui situs atau aplikasi resmi, lalu hubungi untuk mengonfirmasi keperluan tersebut.
Gunakan kontak yang Anda temukan sendiri agar pemeriksaan tidak bergantung pada nomor yang diberikan penelepon. Untuk urusan pekerjaan, konfirmasikan melalui kanal internal atau kontak rekan yang sudah Anda kenal sebelum memberikan data maupun melakukan pembayaran.
5. Hentikan Percakapan jika Ada Permintaan Mencurigakan
Segera hentikan percakapan jika penelepon mendesak Anda mentransfer uang, memasang aplikasi, atau membagikan layar tanpa alasan yang jelas. Desakan tersebut dapat membuat Anda bertindak terburu-buru sebelum sempat memeriksa kebenaran permintaannya.
Akhiri panggilan agar Anda dapat melakukan konfirmasi kepada pihak terkait melalui kanal resmi. Simpan riwayat panggilan dan pesan sebagai bukti jika ada indikasi penipuan, lalu blokir nomor yang terus mengganggu.
Cara Melaporkan Nomor yang Terindikasi Spam atau Penipuan
Nomor tidak dikenal yang terus menerus spam atau berpotensi melakukan penipuan bisa Anda laporkan ke pihak berwenang. Bagaimana caranya:
1. Simpan Bukti dan Kronologi Kejadian
Simpan tangkapan layar riwayat panggilan, SMS, atau percakapan WhatsApp yang berkaitan dengan kejadian. Catat waktu, pihak yang disebut penelepon, serta permintaan yang disampaikan untuk membantu menyusun kronologi.
Anda juga bisa menyertakan tautan, nomor rekening, atau instruksi pembayaran jika terindikasi bagian dari upaya penipuan.
2. Laporkan melalui Aduan Nomor Komdigi
Jika Anda sudah mengumpulkan bukti yang ada, segera laporkan melalui Aduan Nomor. Pilih layanan pelaporan nomor seluler, lalu isi informasi dan unggah bukti sesuai petunjuk pada halaman.
Anda akan diminta untuk menjelaskan kejadian secara runtut, termasuk bagaimana nomor menghubungi Anda dan permintaan yang menimbulkan kecurigaan. Periksa kembali nomor serta bukti sebelum mengirim laporan agar informasi yang disampaikan akurat.
Baca Juga : 5 Bahaya Phising, Kenali Risiko dan Cara Mencegahnya
3. Gunakan Fitur Pelaporan pada Aplikasi
Selain melaporkan pada institusi resmi, Anda juga bisa melaporkan nomor melalui aplikasi tempat komunikasi berlangsung. Misalnya WhatsApp, caranya buka profil kontak atau menu percakapan, lalu pilih fitur pelaporan yang tersedia.
Anda juga bisa melakukan hal yang sama di Truecaller, GetContact, Telegram atau aplikasi komunikasi lainnya.
Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Penipuan melalui Telepon
Waspada terhadap penipuan melalui telepon bisa dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Mulai dari cek nomor, mempertanyakan permintaan yang tidak wajar, dan mencari konfirmasi sebelum bertindak membantu Anda berkomunikasi dengan lebih aman.
Modus penipuan dapat berubah, sehingga Anda perlu memperbarui informasi terkait ancaman digital di sekitar Anda. Melalui artikel edukasi keamanan siber, DSG membagikan informasi tentang social engineering, phishing, dan perlindungan data untuk membantu Anda mengenali risiko dalam komunikasi sehari-hari.
Temukan pembahasan keamanan siber lainnya di blog DSG untuk membangun kebiasaan digital yang lebih aman.

















